Open Recruitment Reviewer JPFI
2026-08-23
Kesempatan bergabung sebagai Reviewer Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang ilmu farmasi dan bidang terkait.
Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) adalah publikasi ilmiah peer-reviewed yang didirikan pada tahun 2026 oleh CV. Pendekar Murisha Indonesia, sebagai wadah untuk menyebarluaskan penelitian berkualitas tinggi di bidang farmasi sains dan farmasi klinis. Jurnal ini hadir untuk memenuhi kebutuhan akan informasi ilmiah yang andal dan mutakhir di sektor kesehatan, dengan komitmen pada proses editorial dan peninjauan sejawat yang ketat, efisien, dan profesional, serta menjadi ruang bagi peneliti dan praktisi dalam melaporkan temuan serta kajian penting di bidang farmasi.
JPFI menerima artikel penelitian asli dan ulasan komprehensif yang mencakup berbagai bidang, seperti biologi farmasi, kimia farmasi, farmasetika, farmakologi dan toksikologi, bioteknologi, farmasi klinis, farmasi komunitas, manajemen farmasi, farmasi sosial, dan studi literatur. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun (April, Agustus, dan Desember), dengan setiap manuskrip melalui proses peer-review yang ketat untuk menjamin standar ilmiah yang tinggi serta berkontribusi pada pengembangan ilmu farmasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
2026-08-23
Kesempatan bergabung sebagai Reviewer Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang ilmu farmasi dan bidang terkait.
2026-08-23
Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) Volume 1 Nomor 1 Tahun 2026 telah diterbitkan. Akses edisi terbaru dan baca artikel-artikel ilmiah di bidang farmasi melalui laman jurnal.
2026-08-22
Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) membuka penerimaan naskah untuk Volume 1, Nomor 2, September–Desember 2026. Dosen, peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa diundang untuk mengirimkan artikel penelitian asli maupun artikel tinjauan di berbagai bidang ilmu farmasi.
2026-08-21
Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) membuka penerimaan naskah untuk Volume 1, Nomor 1, Tahun 2026. Dosen, peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa diundang untuk mengirimkan artikel penelitian asli maupun artikel tinjauan dalam berbagai bidang ilmu farmasi.
Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia
Volume 1, Nomor 1 (2026) merupakan edisi perdana Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) yang mempublikasikan artikel penelitian asli (original research articles) dan artikel tinjauan (review articles) di berbagai bidang ilmu farmasi, meliputi biologi farmasi dan farmakognosi, kimia farmasi, farmasetika, farmakologi dan toksikologi, bioteknologi, farmasi klinis, farmasi komunitas, manajemen farmasi, farmasi sosial, serta studi literatur. Seluruh artikel yang diterbitkan telah melalui proses peer-review secara objektif untuk menjamin kualitas ilmiah, validitas, dan integritas publikasi.
Published: 01-08-2026
Jurnal Pengembangan Farmasi Indonesia (JPFI) adalah publikasi ilmiah peer-reviewed yang didirikan pada tahun 2026 oleh CV. Pendekar Murisha Indonesia, sebagai wadah untuk menyebarluaskan penelitian berkualitas tinggi di bidang farmasi sains dan farmasi klinis. Jurnal ini hadir untuk memenuhi kebutuhan akan informasi ilmiah yang andal dan mutakhir di sektor kesehatan, dengan komitmen pada proses editorial dan peninjauan sejawat yang ketat, efisien, dan profesional, serta menjadi ruang bagi peneliti dan praktisi dalam melaporkan temuan serta kajian penting di bidang farmasi.
JPFI menerima artikel penelitian asli dan ulasan komprehensif yang mencakup berbagai bidang, seperti biologi farmasi, kimia farmasi, farmasetika, farmakologi dan toksikologi, bioteknologi, farmasi klinis, farmasi komunitas, manajemen farmasi, farmasi sosial, dan studi literatur. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun (Januari–April, Mei–Agustus, dan September–Desember), dengan setiap manuskrip melalui proses peer-review yang ketat untuk menjamin standar ilmiah yang tinggi serta berkontribusi pada pengembangan ilmu farmasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

