Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Batang Kepundung (Baccaurea macrocarpa) dan Uji Aktivitas Tabir Surya secara In Vitro

Main Article Content

Noni Rahayu Putri
Widyastuti
Erin Ehda Rizkia

Abstract

Kulit batang kepundung (Baccaurea macrocarpa) mengandung senyawa flavonoid yang diduga memiliki efek sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas tabir surya ekstrak etanol kulit batang kepundung, memformulasi ekstrak etanol kulit batang kepundung dalam bentuk sediaan krim dengan tipe m/a dan a/m serta uji aktivitas tabir surya krim. Metode pengujian aktivitas tabir surya pada ekstrak etanol kulit batang kepundung dan sediaan krim dilakukan secara spektrofotometri. Ekstrak etanol kulit batang kepundung dengan konsentrasi 300 µg/mL memiliki nilai Sun Protection Factor (SPF), % Transmisi Eritema (Te), % Transmisi Pigmentasi (Tp) masing-masing sebesar 17,232; 0,427; 0,462 dengan kategori proteksi ultra dan total block. Evaluasi fisik krim ekstrak etanol kulit batang kepundung meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, pengukuran pH, uji viskositas, uji daya tercuci, uji tipe krim dan uji stabilitas. Evaluasi fisik krim ekstrak etanol kulit batang kepundung memenuhi persyaratan. Uji aktivitas tabir surya krim menunjukkan tipe krim a/m mempunyai nilai SPF yang lebih besar (16,930) dibandingkan dengan tipe krim m/a (15,871) dengan kategori proteksi ultra.

Article Details

Section
Articles

References

(1) Ashari, S. N., Pramesti, H., Fitriana, I., & Rohmani, S. (2020). Potensi senyawa flavonoid dalam tanaman sebagai lotion tabir surya. Jurnal UNS, 1(1).

(2) Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1979). Farmakope Indonesia (Edisi III). Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.

(3) Elcistia, R., & Zulkarnain, A. (2018). Optimasi formula sediaan krim o/w kombinasi oksibenzon dan titanium dioksida serta uji aktivitas tabir surya secara in vivo. Majalah Farmaseutik, 14(2), 63–78.

(4) Erwin, Widar, R. P., Indah, P. S., Rita, H., & Usman. (2019). GC-MS profiling and DPPH radical scavenging activity of the bark of Tampoi (Baccaurea macrocarpa). F1000Research.

(5) Jelinek, S. J. (1970). Formularium and Function of Cosmetic. New York, London: Wiley Interscience.

(6) Gozali, D., Rusmiati, D., & Utama, P. (2009). Formulasi dan uji stabilitas mikroemulsi ketokonazol sebagai antijamur Candida albicans dan Trichophyton mentagrophytes. Farmaka, 7(2).

(7) Hasanah, S., Islamudin, Ahmad, & Laode, R. (2015). Profil tabir surya ekstrak dan fraksi daun pidada merah (Sonneratia caseolaris L.). Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(4), 175–180.

(8) Lachman, L., Herbert, A. L., & Joseph, L. K. (1994). Teori dan Praktek Farmasi Industri (S. Suyatmi, Penerjemah) (Edisi III). Jakarta: Universitas Indonesia Press.

(9) Nonci, Y. F., Tahar, N., & Aini, Q. (2016). Formulasi dan uji stabilitas fisik krim susu kuda Sumbawa dengan emulgator nonionik dan anionik. Jurnal Farmasi FK UINAM, 4(4).

(10) Petro, A. J. (1981). Correlation of spectrophotometric data with sunscreen protection factor. International Journal of Cosmetic Science, 3, 185–196.

(11) Putri, N. R., Sari, T. M., & Z, S. R. (2025). Formulation of body lotion ethanol extract of kepundung bark (Baccaurea macrocarpa (Miq.) Mull. Arg.) and antioxidant activity test. Jurnal Ilmu Farmasi (Journal of Pharmaceutical Science), 22(1), 21–28.

(12) Tranggono, R. I., & Latifah, F. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

(13) Wadiawati, M., Penyang, Fauzi, F., & Triyadi, A. (2017). Karakteristik dan uji fitokimia lima jenis tumbuhan buah eksotik dari Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

(14) Z., Rahma. (2020). Formulasi sediaan body lotion ekstrak etanol kulit batang kepundung (Baccaurea macrocarpa) dan uji aktivitas antioksidan [Skripsi]. Padang: Universitas Perintis Indonesia.